Suka duka menjadi Business Analyst

Berprofesi sebagai Business Analyst atau System Analyst memang kadang menyenangkan karena bisa bertemu berbagai tipe orang, namun ada kalanya kadang menyebalkan dan memuakkan. Di kantor saya, jenjang awal sebelum menjadi BA (sebutan untuk Business Analyst) adalah menjadi System Analyst (SA), sebelumnya lagi adalah Developer atau beken disebut Programmer. BA dan SA sebenarnya beda2 tipis, jika SA harus tahu semua table, package, procedure dan form untuk aplikasi yang dipegang, sedangkan BA harus mengerti core business perusahaan dimana dia bekerja, jika perlu hingga ke detailnya. Tetapi pada intinya, keduanya menjembatani antara keinginan user/owner dengan programmer dan kemampuan sistem IT yang kita miliki. Jadi boleh dibilang sebagai perantara. Tugasnya hanya mengumpulkan informasi, menggali/interview dan menyamakan persepsi.

Pekerjaan yang enaknya:

1. Menambah ilmu/pengetahuan mengenai bisnis proses yang sebelumnya kita tidak tahu

2. Jika kita bisa menjelaskan kepada programmer, seolah2 user rasanya senang sekali, dan sayapun ikut merasa senang karena bisa membantu kenginan user supaya

3. Kita jadi lebih dekat secara personal dengan user, karena seringnya berinteraksi sehingga secara tidak langsung secara emosional juga dekat. Contohnya jika sehari aja kita nggak masuk, owner biasanya mencari2. Bukan karna nagih utang hehe, tapi males jelasin ke programmer berkali2, karna kadang ada juga lho programmer yg ga mudeng dijelasin bisnis proses, walaupun udah kayak Java atau Oracle berjalan alias ngerti banget pemrograman sampe ke detail kolom2nya ada di table apa aja. Tapi kalo nggak nyambung kalo diajak ngobrol secara umum, tetep aja kurang nilainya di depan user.

4. Sometimes, we totally understand why does user dramatically got emotional if we don’t get understand what did he/she wants :) Kalo yg ini kayaknya sih tergantung jam terbang ya, makin lama beinteraksi baik dgn system dan user, makin kita hanya tinggal pakai feeling aja habis dia bicara ini pasti maunya ini, habis jelasin itu pasti habis itu dia minta itu hehe..

5. Kadang kalo udah kenal banget, bakalan sering diajak makan siang diluar oleh owner/user bareng partner atau mitra. Karena system yang kita buat kan untuk kemudahan mitra jg.

Yang nggak enaknya:

1. Dokumentasi. Jujur aja, untuk yg ini harus benar2 jelas mendetailkan apa saja yang baru kita bicarakan oleh user agar programmer mengerti dimana maksud perubahan yang diinginkan user. Sebab salah sedikit saja dokumentasi dan nama table, programmer akan langsung protes jika dia disalahkan oleh user karna mengikuti dokumentasi yang BA/SA tulis.

2. Masih berhubungan dengan poin diatas, dokumentasi akan bermanfaat untuk proses audit jika diperlukan. Sebab itu merapikan dokumentasi, baik dari penomoran, margin, kerapihan struktur penulisan adalah hal yang wajib. Nah kadang waktu saya hanya habis untuk perapihan seperti ini, padahal kerjaan lain masih numpuk. Itulah sebabnya saya bilang nggak enak :P

3. Kitalah orang pertama yg dimarahi user/owner jika aplikasi yg dikerjakan programmer tidak sesuai dgn apa yg mereka minta. Boleh dibilang kita ini tamengnya user, but it’s okay, kalo udah kenal bisa dibecandain jadi ngga perlu stres menanggapi, tapi kalo baru kenal? hmm tunggu 6bulan dulu utk paham sifatnya :) syukur2 baik, kalo galak? ini nih yg harus siap2 utk nangkisnya hehe..

Image taken from:  http://pmtips.net/wp-content/uploads/2010/05/business-analyst.jpg

7 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s