Tips aman mengendarai motor

Makin banyaknya angka kecelakaan pengendara motor membuat saya jadi miris kalo membayangkan itu terjadi pada saya dan orang2 yg saya cintai. Apalagi saya tiap hari pasti menggunakan motor untuk berangkat ke tempat kerja maupun menjemput istri di kantor.

Berikut saya akan sharing tips2 yg saya lakukan dalam mengendarai motor, alhamdulillah hingga saat ini selama 3tahun naik motor Sunter-Bintaro, Cileduk-Blok M-Simatupang, saya merasa safety dgn cara saya mengendarai motor. Tips berikut sifatnya subjektif, anda dapat menambahi atau mengurangi sesuai kebutuhan anda.

Sebelum mengendarai motor:

1. Pastikan anda menggunakan perlengkapan berkendara:
Gunakan jaket yg cukup tebal untuk melindungi badan anda, jika sewaktu2 anda terjatuh dan terjadi gesekan dengan aspal/jalanan, jaket inilah pelindung anda. Lebih bagus lagi jika jaket tsb dilengkapi pelindung siku dan bahu, sehingga dapat melindungi bahu dan siku anda dari benturan keras. Jaket juga sebagai pelindung anda dari bau polusi, bau matahari dan bau keringat. Memang panas sekali rasanya jika digunakan siang hari karna ketebalannya, namun cukup efektif utk melindungi anda.

Gunakan helm SNI, jika anda sering bepergian jauh(>20km) maka helm full face adalah pilihan terbaik, selain melindungi udara polusi juga melindungi kepala dgn cukup baik. Ada anekdot pengendara motor yg mengatakan bahwa harga kepala anda bisa dilihat dari helmnya. Saya sependapat, mereka(pengendara motor) yg hanya membeli helm2 20ribuan(catok) bisa dipastikan kurang mensyukuri pemberian Ilahi yg paling penting, dianggapnya helm hanya formalitas agar tidak ditilang, padahal fungsi helm lebih dari itu, pelindung kepala anda beserta isinya. Banyak kejadian kepala pecah pd saat kecelakaan terlindas kendaraan lain karena mereka pengendara motor yg tidak paham fungsi helm yg sebenarnya. Jika anda termasuk pengendara yg suka menjaga wajah agar tidak hitam atau debu, gunakan masker juga sebagai pelindung wajah dari debu dan polusi udara.

Gunakan sepatu daripada sandal. Sepatu melindungi kaki anda, sedangkan sandal hanya melindungi telapak kaki anda. Jika hujan saya seringkali melihat banyak orang lebih memilih menggunakan sandal jepit daripada sepatu, termasuk teman2 saya di kantor, waktu saya tanya kenapa, mereka jawab: “daripada sepatu gue kotor, mending kaki yg kotor tinggal cuci kaki di kantor!”. Well, ngga salah sih, tapi telanjang kaki pada saat mengendarai motor juga bahaya jika anda terjatuh otomatis kaki akan terseret aspal, selain itu kaki yg kena air genangan pd saat hujan bisa menyebabkan jamur pada kaki. Saran saya, jika ingin kaki anda lebih terlindungi lagi anda bisa menggunakan sepatu boot daripada sandal jepit. Lagian sekarang sepatu boot sudah banyak yg jual di toko perlengkapan berkendara dgn harga terjangkau.

Gunakan sarung tangan jika tangan anda tidak ingin hitam legam :) fungsinya jg sama dengan jaket dan lebih memantapkan pegangan anda pada kemudi setang motor.

Siapkan jas hujan dibalik jok motor anda, jika sewaktu2 hujan anda bisa langsung menggunakannya. Oia, jenis jas hujan sebaiknya yg berpasangan, jas dan celananya, kalo bisa jgn yg model ponco karena resiko ujung jas hujan masuk ke jari2 motor bisa terjadi, selain itu bisa mengganggu orang yg ada di samping anda, entah yg mau mendahului atau dari arah berlawanan. Jas hujan ponco juga tidak melindungi seluruh tubuh anda dari hujan dan genangan air, karena biasanya paha kebawah masih kena. Sedangkan kalau pakai jas hujan yg ada celana, otomatis paha terlindungi ;)

Siapkan gembok untuk mengunci motor anda. Gembok helm juga penting, jika anda merasa helm anda berharga :)

2. Berdoa sebelum berkendara. Doa juga senjata yg manjur untuk melindungi anda dari marabahaya. Pengalaman saya, berapa kali lupa berdoa, di jalan hampir ‘kenapa-napa’. Doa yg biasa saya baca(untuk yg beragama Islam): Bismillahi majreha wa mursaha inna rabbi lagafurur rahim dan Allahumma tawakaltu ‘alallahi Laa haula walaa quwata illa billah. Anda dapat menggantinya sesuai kepercayaan masing2.

Ketika mengendarai motor:

1. Jangan tergesa-gesa/ugal-ugalan. Motor dgn pengendara ugal2an lebih sering diumpat orang lain yg berada disekelilingnya. Apalagi jika menggunakan knalpot cempreng, selamat menuai bahaya dan cercaan orang2 disekeliling anda :D

2. Jangan terlalu mepet dengan body samping kendaraan beroda empat ketika mendahului. Ada kejadian seorang polisi sedang mengendarai mendahului samping mobil yg sedang berhenti, lalu tiba2 sopir membuka pintu tanpa lihat2 terlebih dahulu dibelakangnya ada kendaraan, akhirnya polisi tersebut menabrak pintu yg sedang terbuka dan terpental ke jalur busway saat ada truk melintas dibelakangnya, sehingga polisi tsb terlindas dan mati seketika(sumber: mertua saya yg dengar berita dari tetangganya).

3. Jangan mudah terpancing dan emosi. Jujur, untuk yg satu ini saya juga masih suka terpancing. Kuncinya sabar aja. Banyak motor yg biasanya ikut2an motor yg nekat nerobos lampu merah, eh yg lain ikut2an. Tidak perlu dicontoh, karena dapat membahayakan anda, takutnya ada kendaraan lain dari sisi kanan atau kiri yg sedang ngebut, motor anda bisa saja ketabrak. Who knows? Just keep in line.

4. Jangan ambil jalur orang. Memang jika macet inginnya kita cari celah2 atau ambil jalur yg lancar, tak terkecuali jalur yg berlawanan arahpun kita embat. Tapi ingat, bahayanya jika tidak hati2 bisa2 motor kita yg dihantam kendaraan dari yg berlawanan arah tsb. Apalah arti cepat jika anda harus berurusan dengan polisi jika kena tilang atau motor anda ketabrak kendaraan lain? Bukankah lebih menghabiskan waktu utk menyelesaikannya.

5. Jangan jalan dulu ketika lampu masih merah/nyelonong. Sama dengan poin 3, pengalaman saya nyelonong ketika lampu masih merah, di depan sudah ada polisi yg nunggu utk siap menilang motor saya. Karna saya waktu itu adalah pengendara tanpa SIM, dobel-lah pasal yg menjerat saya. Sejak saat itu saya tidak pernah mau lagi nerobos lampu merah, seburu-buru apapun, karena keselamatan jiwa dan dompet saya lebih penting dibanding waktu cepat yg didapat.

6. Nggak perlu sok jago. Yang ada, anda akan semakin diumpat oleh ibu2 yg ada disekitar situ. “Anjing loe, BERISIK!!!”, atau “Woiiyyyyy!!!! BERISIK!!!! Mampus aja loe..”, atau yg lebih lembut tanpa teriak “Gue demen tuh orang nabrak…”, kalo udah melihat korban polusi suara dan gaya dari pengendara ugal2an yg begitu saya hanya bisa tersenyum. Mereka memang seharusnya ditertibkan.

7. Jangan melengos/menoleh ketika melihat hal2 yg menarik, spt cewek cakep, orang terjatuh, orang sedang marah2 dll. Seringkali kejadian pada saya ketika ada cewek yg sptnya saya kenal, lalu saya menoleh, 2 detik aja. Begitu lihat kedepan lagi, tiba2 mobil sudah 1 meter di depan saya, dgn kecepatan 60km/jam. Otomatis saya kaget sekaligus mengerem mendadak, dan sepeda motor belakang pasti akan mengklakson keras2, karna kaget sama spt saya. Hal ini sebenarnya dapat membahayakan pengendara belakang kita, karena kalo tidak siap, mereka pasti akan menubruk kendaraan kita jika kecepatan mereka sama dengan kita, kalo pelan sih ngga masalah, tapi kalo lagi cepat bisa dibayangkan kan? hehe..

8. Jangan pernah masuk ke jalur busway. Beberapa kali teman saya kecelakaan masuk jalur busway karena menabrak separator busway dalam kecepatan cukup tinggi, keserempet mobil hingga kemungkinan ketabrak busway. Jika anda sering baca wartakota maka sering dijumpai berita2 orang ketabrak di jalur busway dst. Berada di jalur busway jg bisa menyebabkan anda ditilang polisi karena memang bukan jalur motor yg seharusnya.

Setelah mengendarai motor:

1. Parkir kendaraan anda di tempat parkir yg beratap, sehingga terlindungi dari hujan dan panas matahari. Kalo ada modal dikit, bolehlah belikan sarung motor :D

2. Gembok kendaraan anda, minimal kunci setang dan tutup lubang pintu kunci starter(biasanya di motor2 yg baru sudah ada), jika mau tambahan, gunakan gembok untuk mengunci piringan rem pada roda depan motor. Atau yg lebih canggih lagi, biasanya pengendara melengkapi motor mereka dengan switch on-off yg letaknya tersembunyi entah di bawah setang atau di bawah jok. Untuk menghindari supaya pencuri tidak dapat men-starter motor ketika semua kunci sudah berhasil dibobol maling.

3. Pastikan anda memarkir kendaraan di tempat yg bisa dilihat oleh security. Agar jika ada tindakan yg mencurugakan bisa segera diawasi.

4. Beberapa gedung menerapkan stiker dan kartu ID tanda parkir, ada juga yg menggunakan foto pada saat in dan out si motor.

 

Demikianlah tips2 dari saya, maaf jika ada kata2 kotor dan kurang sopan, hanya menggambarkan apa yg biasanya saya rasakan dan saya lihat sehari2. No offense. Silakan jika ada yg ingin menambahkan.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s