Sertifikasi CHFI

Alhamdulillah, setelah sekian waktu menunggu, akhirnya apa yg saya inginkan saya dapatkan juga. Yup, sertifikasi CHFI atau Computer Hacking Forensic Investigator. Sebenarnya effort untuk mendapatkannya tidak terlalu susah juga, karena selain dibiayai kantor atas keinginan saya, ujiannya pun masih bisa cincay (baca: bertanya soal) dengan intrukturnya hehe..

Ceritanya begini: pada awal Februari, ada tawaran workshop gratis dari salah satu intitusi training (ANT) mengenai topik CHFI. Dimana waktu itu sedang banyak diulas di TV maupun di koran lokal bagaimana kepolisian mengungkap kasus2 kriminal seputar dunia digital dan penanganannya. Saat itu saya tertarik dan langsung daftar sbg perserta tentunya, waktu itu workshop dibawakan oleh pak Muhammad Nuh Al-Azhar dengan sangat baik, dan menurut saya topiknya menarik sekali, dalam hati saya ingin sekali ikut. Dan alhamdulillah Allah mengabulkan doa saya, sebulan kemudian saya dapat mengikuti training ini di tempat yg sama.

Well, CHFI merupakan sertifikasi yg dikeluarkan oleh EC-Council, yang mentraining pesertanya agar memiliki skill sebagi IT forensic investigator, terutama yg berkaitan dengan kejahatan dunia maya, seperti Money Laundering, Child Pornography, Sexual Harrashment dan yang paling sering di dengungkan adalah kejahatan Terorisme. Sebetulnya direkomendasikan memiliki sertifikasi CEH(Certified Ethical Hacker) dahulu sebelum CHFI, namun karena tidak ada peraturan yg mengikat dari EC-Council maka, saya pun bisa juga langsung daftar ke CHFI. Intruktur saya kemarin adalah pak Semi Yulianto, yg merupakan the best EC-Council trainer 2008 se Asia Pasific, dan beruntungnya kelas saya kemarin adalah yg pertama menerapkan CHFI v4, yg mana ujiannya agak beda soalnya dgn v3. Dan untuk simulasinya menggunakan vmware kompilasi pak Semi sendiri, khusus digunakan untuk lab forensik selama training berlangsung.

Banyak hal yang dapat saya pelajari dari training CHFI ini, terutama berkaitan dengan kegiatan hacking. Menurut saya training mengenai forensik akan sangat berguna bagi mereka yg melek dengan sisi keamanan dan information hiding. Kelemahan training ini, terlalu banyak materi yg tidak mungkin di bahas dalam 1 minggu, dan pengenalan atas tools juga kurang banyak, sehingga mau tidak mau peserta harus belajar sendiri, learning by doing after course.

Oia, satu hal lagi yg saya pelajari, selain forensik ada juga yg namanya anti-forensik, yaitu hal2 yg berkaitan dengan kegiatan penghapusan jejak agar tidak dapat dilacak oleh investigator. Hal ini adalah tantangan paling berat bagi para forensic inevstigator, karena mereka sangat bergantung sekali pada tools semacam EnCase atau Forensic Toolkit(FTK) dan beberapa tools lain. Sehingga apabila tim forensik gagal membuktikan digital evidence yg sudah di anti-forensik oleh pelaku pada persidangan, maka bisa jadi bumerang sendiri bagi tim forensik, karena dalam forensik semua data yg diajukan harus dapat dibuktikan alias fakta.

Fyi, pada saat yg bersamaan, di tempat lain sedang ada workshop komputer forensik yg dibawakan oleh Ruby Alamsyah, mungkin beberapa dari anda sudah mengenal Ruby Alamsyah, beliaulah yg membantu kepolisian dalam mengungkap kejahatan kriminal belakangan ini dan kasus2 besar lainnya, profilnya dapat anda searching sendiri di google. Beberapa membandingkan Ruby Alamsyah dengan Roy Suryo. Kalo saya mah no comment deh.. :)

Bagi yg tertarik untuk belajar CHFI, dapat menghubungi EC-Council terdekat atau training centre yg sudah bekerjasama dengan EC-Council. Banyak kok di Indonesia, searching aja di Google dengan keyword: training CHFI Jakarta.

14 Comments

    1. lumayan mahal bos, kemarin pas gue 9,750 juta. saran aja, u kan kungfunya dah tinggi ilmunya, sebaiknya ambil CEH aja, ada 2 opsi, bisa ikut training dgn harga sekitar 9jutaan jg, kalo mau langsung ambil ujiannya jg bisa, biayanya $250 ambil di beberapa authorized training centernya prometric (ATC) atau pearson vue. Di jakarta yg gue tau ada di bawah ini:
      eberapa Authorized Training Center yang telah bekerja sama dengan institusi di Indonesia:
      – Pearson VUE – Electrical Engineering Dept. of Universitas Indonesia, Depok
      – Authorized Prometric Testing Center – Inixindo, Gedung Wisma Bisnis Slipi, Jakarta
      – Prometric Thomson – PT Asaba Computer, Menara Imperium lt. 21 Kuningan, Jakarta
      – Prometric Thomson – PT ExecuTrain, Gedung Setia Budi 2, Kuningan, Jakarta
      – dan lain-lain

    2. We announces the availability of the next iteration of its globally recognized Computer Hacking Forensics Investigator (C|HFI) program.

      Overview of the program:
      CHFIv8 features a completely redesigned course comprising 22 modules, 4 DVD’s and now brings the latest methodology, tools and skills required by today infosec and law enforcement professionals.

      Among the salient features of CHFIv8 are:
      – Revamped courseware with more emphasis on hands-on forensics technique and tools
      – A total of 22 modules showcasing the latest forensics concepts, forensic techniques and tools
      – Over 200 labs and real industry case-studies
      – Inclusion of an all-new set of evidence files and forensic challenges
      – Over 500 updated industry standard forensics lab tools
      – Realistic lab platform based on the latest Windows 2008 Server and Windows 7 operating systems and platforms
      – More learning opportunities – classroom or virtual lab environment
      – Diagrammatic representation of concepts and forensic investigation techniques.
      – Result-oriented, descriptive and analytical lab manual

      *

      The all-new CHFIv8 certified course will be exclusively launched with specially at our Sole Distributor office:

      Date : April 9th – 13th, 2012
      Time : 09:00 AM – 05:00 PM
      Venue : Avnet Datamation Solutions
      Wisma BSG 6th floor, Borobudur Room
      Jl. Abdul Muis no. 40, Jakarta Pusat 10160

      Price : USD 1150
      Note:
      – Price include PPN 10%
      – Official Courseware from EC-Council
      – Prometric Exam Voucher from EC-Council
      – 5 days training
      – 2nd pass exam for student who fail the exam (exam before 15 October 2012 which is 6 months from the course date)
      – TOP 14 day for pay

      Get Early Bird Price
      LIMITED SEAT ONLY. REGISTER NOW! Send back The Form .
      For more information : 08170003070

      Thank You

      Warm Regard,

      Thata Apriatin
      Training Coordinator

      PT. Avnet Datamation Solutions
      BSG Building 6th Floor
      Jl. Abdul Muis No.40
      Jakarta 10160 – Indonesia

      Tel : +62 21 344 8848
      Fax : +62 21 352 3851

  1. “….ujiannya pun masih bisa cincay dengan intrukturnya hehe….”

    Kok keliatannya malah bangga sih pak? Kalo saya sih malu… buat apa ikut ujian kalo ternyata hasil cincay seperti ini. Kasihan negara kita pak….

  2. Cincay disini mksdnya bs bertanya mengenai soal pak, dan syukur2 dr penjelasan trainer ada clue yg bs digunakan utk menjawab, jd bukan nyogok pakai uang dan sejenisnya. Maaf kalau bahasanya salah, dan jujur saja kalau caranya salah sayapun malu posting disini, krn bukan jerih payah sendiri.

    Menurut bbrp rekan yg ambil CEH/CHFI, memang sertifikasi ini nilai jualnya tdk sperti CISA atau CISSP, karena tingkat kesulitannya jg berbeda. Sertifikasi ECCouncil kbnykn textbook, jd asal kita baca semua slidenya pasti bs kerjakan soal. Berbeda dgn CISA dan CISSP yg butuh analisa lebih dalam dan melibatkan pengalaman kerja di dunia IT audit/security krg lebih 5thn.

    Mengenai keterpurukan negara kita krn sifat cincay2an dgn yg berwenang dsb spt yg pak Ardian contohkan, saya jg menolak hal tsb. Melalui blog ini saya jg ingin ikut berpartisipasi membangun Indonesia lebih baik lg.

    Demikian, semoga menjadi jelas, terimakasih sudah mampir ke blog saya.

  3. wah keren CHFI ny pak bambang ,
    oh y, apa CHFI itu berpengaruh sama bidang pekerjaan bapak sekarang ?
    sy sekarang masih berumur 19 thn dan ud ada CCNA , rencana pengen ambil CEH kira-kira ada batasan umur gk y ?

    thanks d sharing :)

  4. 19thn tidak masalah. Apalagi anda masih muda, sebaiknya mmg ambil sertifikasi sebanyak2nya, wlwpun bkn jaminan pasti diterima di perush ybs, krn kbnykn perusahaan skrg mensyaratkan pengalaman minimal bbrp thn sbg security admin atau sejenisnya utk menunjang sertifikasi yg kita miliki.

    Karena sy bekerja di bidang finance, dan bkn sbg IT security, jd sertifikasi CHFI krg tll aplikatif jika diterapkan di bidang sy. Akan lebih bermanfaat jika bidang pekerjaan anda nantinya adl IT forensic/security/auditor.

    Demikian, terimakasih sdh mampir ke blog saya.

    1. menurut saya, sebetulnya mau sertifikasi atau tidak, itu pilihan. balik lagi ke orangnya, hanya saja kadang teman2 IT banyak yg saya kenal yg merasa minder udah takut duluan dgn ujian sertifikasi, manfaat yg didapat dan macam2 alasan lain, di lain sisi biaya sertifikasi, apalagi yg diakui secara internasional, cukup mahal utk ukuran kocek orang indonesia termasuk saya, makanya wajar banyak yg tidak memikirkan masalah sertifikasi walaupun jam terbangnya di bidangnya sudah tinggi :) CMIIW

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s