Plus minus tinggal di mertua

Alhamdulillah sudah 2bulan ini saya menjalani masa berumah tangga, ada saja yg bisa diceritakan. Baik yg menyenangkan maupun menyedihkan. Selama 2bulan ini jg saya tinggal di rumah mertua, dan alhamdulillah belum pernah terjadi hal2 yg negatif antara saya dan mertua, semua berjalan baik2 saja. Namun ada kalanya hal2 yg kadang bisa kita lakukan pada saat tinggal sendiri tidak bisa dilakukan jika kita tinggal di mertua, dan begitu jg sebaliknya, ada hal2 yg tidak pernah saya lakukan skrg dapat saya lakukan.

Semuanya kalo diambil kesimpulan, ada hal2 yg negatif maupun positifnya. Hal2 yg plus, contohnya menurut pandangan saya:

1. Kita jadi bisa lebih dekat dengan mertua, karena memang setiap hari kita akan bertemu dengan mereka

2. Perbedaan budaya/kebiasaan antara ortu saya dan mertua kadang membuat kita dapat mempelajari hal2 yg baru dari keluarga mertua, ambil yg baik dan dan jika ada yg kurang baik, tidak perlu dicontoh, begitu jg sebaliknya, ambil hal2 yg baik yg pernah diajarkan ortu terapkan di rumah mertua dan tidak melakukan hal2 yg tidak baik  yg biasa kita lakukan di rumah ortu kita dulu. Contoh: kalo di rumah ortu saya, menggunakan sendok lagi untuk setelah makan nasi untuk minum madu, tidak ada masalah karena memang sendok sendiri dan digunakan dimulut sendiri, namun di rumah mertua saya hal tsb dianggap tidak layak, dan sebaiknya menggunakan sendok baru.

3. Kadang saya dapat “lungsuran”(barang layak pakai) baju, jaket atau celana atau topi atau barang2 lainnya dari bapak mertua, itung2 bisa menambah koleksi baju saya kan lumayan hehehe..

4. Walaupun fasilitas yg ada di rumah mertua (spt kendaraan/mobil) yg dimiliki mertua saya tersedia, beliau mempersilakan saya menggunakan kapan/kemana saja saya mau, atau istilahnya difasilitasi. Tapi kadang saya masih merasa sungkan, sehingga lebih memilih untuk menggunakan motor sendiri, walaupun masih motor kredit tapi lebih nyaman menggunakannya :D

Hal negatifnya, al:

1. Jadi kurang mandiri, karena kadang mertua terlalu baik, spt halnya saya biasa menyuci piring sendiri sehabisa makan, kali ini hal tsb sudah tidak dilakukan, karena menurut mertua saya, jika masih ada perempuan, harusnya mereka lebih cocok untuk mencuci piring dibanding laki2 (hehe..mungkin benar, tapi jadi membuat saya makin malas :P)

2. Tidak dapat bermalas2an lagi, karena “apa kata mertua” jika anaknya maupun mantunya malas hehe..

Adalagi mungkin yg ingin menambahkan, maklum baru seumur jagung, jadi kesimpulannya baru sedikit :D

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s