Tentang standar penulisan coding

Kemarin saya baca disini http://devreview.com/your-team-must-have-a-coding-standard/

Menurut saya, tiap orang pasti mempunyai gaya yang berbeda2 dalam hal penulisan coding, dan pastinya developer pasti mempunyai background yang berbeda pula, ada yg berlatar belakang pendidikan S1, ada yg sudah S2, D3, dst ada juga yg memang hanya lulusan SMA namun kemampuan codingnya diatas rata2. Dan salah satu alasan lain adalah berangkat dari bahasa apa si developer itu sendiri, misal, pada dasarnya si A adalah programmer Java, lalu di tempat kerjanya yg baru harus mendevelop menggunakan PHP, bisa dipastikan gaya penulisan codingnya masih mengikuti kebiasaannya pada saat coding Java. CMIIW. :)

Beberapa developer yg sudah mengenal banyak bahasa mungkin tidak terlalu kesulitan menyesuaikan gaya coding masing2 bahasa, karna memang sudah biasa. Tapi pasti ada satu gaya penulisan yg dipegang, dari banyak bahasa yg dikuasainya. Misal si A menguasai Java, PHP, Python, VB. Dari sekian bahasa pemrograman tsb, dia pasti paling menguasai salah satunya, misal Java, sehingga ketika coding PHP, gaya penulisannya juga pasti akan mengikuti model Java. Ini subjektif saya aja loh, berdasarkan pengalaman sendiri dan teman2 saya.

Ada juga beberapa software house yg menetapkan standar coding sendiri, jadi tidak mengikuti aturan baku internasional. Sehingga apabila si developer pindah kerja, bisa jadi dia harus menyesuaikan kembali dgn standar coding yg berlaku di tempat kerjanya yg baru, misal penempatan braches, penggunaan tab atau 4spasi, penulisan nama file dan deskripsi di setiap code yg di tulis dll. Namun menurut saya itu bukan masalah besar, karna hanya soal kebiasaan.

Menurut saya, ada baiknya sebagai developer mengikuti coding standar internasional, jika source yg di develop di share dengan developer lain atau masih menjadi hak milik perusahaan tempat ia bekerja, namun jika coding hanya untuk keperluan sendiri, selanjutnya terserah anda :) mau ikut gaya konvensional atau free style hehe..

So, which style do you? :)

2 Comments

  1. standar international yang gimana kak? yang pake pattern gt?
    Nah kalo di tempat saya, saya ditegur sama karyawan senior gara2 gak ngikutin gaya nya dia :(

    1. Memang nggak harus semua programmer menggunakan pattern standar internasional, mbak Nadia. Standar penulisan coding kan digunakan hanya untuk best practice saja, maksudnya memudahkan orang lain membaca source kita, betul nggak? CMIIW :)

      Contoh standarnya java mungkin dilihat disini: http://java.sun.com/docs/codeconv/html/CodeConvTOC.doc.html, sedangkan kalo PHP bisa dilihat disini: http://framework.zend.com/manual/en/coding-standard.html, untuk yang lainnya bisa mencari sendiri di internet.
      Itu semua diatas hanya anjuran atau ‘sebaiknya’. Bukan wajib hehe..

      Teman saya yg kebetulan kerja di s/w house juga gak boleh pake pattern selain pattern perusahaan dia. IMO, sekarang jawabannya balik lagi ke mbak Nadia, kalo memang perusahaan tempat bekerja mewajibkan programmernya menggunakan pattern mereka, ya sebaiknya ikuti saja, tapi kalo ngga ya terserah aja mau tetep pake gaya sendiri atau ikutin standar.

      btw, Thanks ya dah mampir.. :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s