Happy birthday for me

Hari ini, tepat satu menit lagi, tanggal 5 November segera berakhir. Hari ini, tepat pukul 12 pagi tadi, pacarku menelpon membangunkanku hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun. Pagi hari pukul 5 subuh, ibu dan adik perempuanku membangunkanku mengucapkan selamat ulang tahun serta memberikan bingkisan kado kepadaku. Tak lama, bapakku yang berada diluar kota memberikan ucapan selamat kepadaku melalui telepon. Pukul 6 pagi, sms dari teman dekatku mulai berdatangan. Berikutnya di kantor, semua teman2ku, termasuk atasanku mengucapkan selamat ulangtahun kepadaku. Alanglah senangnya menjadi orang yg diperhatikan.

Tak terasa umurku sudah 25. Seperempat abad kulewati kehidupan ini dengan suka dan duka. Seperempat abad pula kehidupanku kuhabiskan untuk berdoa, belajar, bekerja, dan bermain. Sudah 25 tahun yang lalu pula ibuku telah melahirkanku ke dunia ini. Dan selama itupula baktiku pada orangtuaku masih terasa kurang.

Apalah artinya umur 25 ini dengan segala apa yg telah kuberikan pada orang sekelilingku, terutama orang tuaku yang membesarkanku?

Seharian ini kulewati hari tanpa ada masalah yg mengganjal, akupun menyukai keadaan ini, hari dimana tidak ada masalah sama sekali dalam hidupku. Entah mungkin hanya kebetulan, atau mungkin tahun ini adalah tahun terakhirku dalam dunia fana ini.

Dari semua teman yg mengirimkan ucapan, doa dan selamat, ada satu kawanku yang mengirimkan doa yg isinya membuatku terhenyak dan terdiam sesaat. “My beloved brother, met ulang tahun ye. Semoga lo masuk surge”. Udah. Titik. Sesaat kuterdiam, apakah ini adalah sindiran atas semua dosaku, ataukah memang doa optimis dari seorang sahabat padaku. Amiin. Semoga doa sobatku itu diijabah oleh Dzat Pemilik Takdir.

Aku bersyukur atas apa yg kumiliki hari ini yang masih memberikan perhatiannya padaku. Keluarga, pacar, sobat, teman dekat maupun teman kerja. Karena tak semua orang memiliki sesuatu yang sama sepertiku. Untuk itu tak pantas kiranya jika segala sesuatu masih kau keluhkan. Diluar sana, banyak orang yang sudah tidak memiliki orang tua, sehingga tak ada yg memberikan selamat kepadamu. Banyak orang tidak punya seseorang yg bisa memberikan rasa cinta, sehingga tidak ada orang spesial yg memberikanmu selamat. Banyak orang yang tidak mempunyai sahabat, sehingga tidak ada seseorang yg rela membangunkanmu mengucapkan selamat. Banyak orang yg tidak mempunyai teman, sehingga tak satupun dari mereka yg ingat akan tanggal lahirmu.

Alhamdulillah betapa bersyukurnya diriku atas semua anugerah ini. Masih ada orang2 yg mau peduli padaku.

Doaku hari ini:

Ya Allah, jadikanlah umurku menjadi berkah bagi diriku dan semua orang disekelilingku

Lancarkanlah rizkiku agar dapat segera menunaikan setengah imanku kepadaMu

Lapangkanlah segala kesempitanku agar kudapat menjalankan segala perintahMu

Mudahkanlah segala kesulitanku agar tak ada halangan dalam menjauhi segala laranganMu

Berikanlah diriku jodoh yang sholehah dan selalu berbakti pada orangtua maupun suaminya.

Ampunilah semua dosaku kepada kedua orangtuaku, semua saudara2ku, kawan2 dan kerabat2ku. Baik yang dulu maupun yang sekarang, baik yang lewat maupun  yang akan datang, baik yang besar maupun yang kecil, baik yang disengaja maupun tak disengaja.

Dan yang terpenting, kabulkanlah doa semua teman2ku padaku hari ini. Dan masukkanlah aku ke dalam orang2 yg mendapatkan surgaMu.

Amiin.

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s