Persimpangan

Well sudah lama juga saya tidak menulis blog, hmm rindu rasanya. Terlalu banyak yg terlewatkan di dunia blogger. Kali ini saya mau melepas rindu saya. Tapi seperti biasa, tulisan inipun biasa saja, tidak berat dan tidak juga memerlukan pikiran, cuma curhat pribadi aja kok. Kita mulai.

Pernahkah anda merasa sedang di persimpangan?

Ya saya pernah, entah sudah  berapa ribu kali saya merasakan hal itu  dalam hidup saya.  Mulai dari bingung  memilih  jurusan,  bingung dengan hadirnya orang ketiga (hehe), bingung memilih makanan yang paling enak kalau ke restoran dan lain-lain, yg intinya bingung dengan our next destination..

Seperti hal nya sebelumnya, kali ini saya bingung dengan perilaku saya yang suka membingung-bingungkan diri sendiri. Apa pasal?

Terlalu banyak keinginan yang ingin saya wujudkan.

Percaya atau tidak, saya selalu punya seratus rencana dalam satu hari, terlalu berlebihan mungkin (hiperbola), tetapi menurut saya itu wajar, karena dalam setiap apa yg saya lakukan selalu terselip ada kemungkinan lain yang dapat saya kerjakan jika mengerjakan suatu pekerjaan. Misal setiap akan mengerjakan pekerjaan A, saya minimal punya 5 cara untuk menyelesaikan nya, entah A1 dulu atau A2 dulu yang saya kerjakan atau bahkan A5 dahulu, baru setelah itu mungkin A3, setelah itu baru A4 dst. Dan itu sudah di susun sedemikian rapinya oleh memori yang terletak pada otak dan alam bawah sadar saya. Tetapi pada kenyataan nya, pekerjaan A, seringnya, tertunda oleh pekerjaan B yang datang tiba2 tanpa kenal kompromi minta di dahulukan atau diprioritaskan, akibatnya rencana yang sudah saya susun sedemikian rapinya untuk satu pekerjaan A, harus di redesign awal dengan pertimbangan adanya pekerjaan B yang menjadi prioritas utama, lalu begitu juga dengan pekerjaan A, untuk pekerjaan B akan ada susunan terstruktur apa yg akan dikerjakan nantinya oleh saya dan disimpan di memori di dalam otak saya. Begitu pekerjaan B baru setangah di kerjakan, datang lagi pekerjaan C yang tidak prioritas, tetapi sedikit. Sehingga menggoda saya untuk dapat menyelesaikannya sesegera mungkin. Akibatnya berubah lagi susunan  struktur ‘SOP’ yang sudah saya buat. Dan seterusnya dan terjadi berulang2. Sampai2 saya pusing sendiri. Padahal pekerjaan2 tersebut tidaklah sulit jika di fokuskan (baca: tidak ada pekerjaan sampingan). Dan menurut saya, saya adalah orang yang sama sekali tidak bisa bekerja multitasking seperti halnya komputer, karena ya itu tadi. Otak saya tidak mampu me-reorgananize hal2 baru yang terjadi belakangan, semuanya serba terstruktur dan dipikir dalam2. Ditambah lagi kemampuan otak saya yang mudah lupa. Omaigat. Gaswatt bgt deh.

Makanya, pada prakteknya, kadang hanya ada 1 atau 2 dari 1000 rencana saya yg berhasil saya jalani.

Kendalanya?

Pertama, saya orang yg mudah lupa.

Kedua, saya menggunakan motor untuk mencapai kantor saya (Pondok Aren – Sunter +- 32 km, bolak balik 64 km, dan jalanan tidak lah selalu lancar dan mulus, ada saja jalanan yg bolong dan macet)

Ketiga, saya cenderung sulit menerima perubahan, sehingga kadang saya selalu merasa kuno.

Sebenarnya bukan maksud saya menjelekkan otak saya, tapi saya hanya menuliskan kekurangan saya

Trus hubungannya dengan judul apa? Otak, persimpangan, multitasking, sunter, kemapuan, pekerjaan A??

Ya itu tadi, kadang saya merasa bingung apa yg harus saya kerjakan terlebih dahulu. Hehe..agak gak nyambung sih sebenernya. Cuma curhat aja.  Tapi kalo ada yg punya saran, saya seharusnya bagaimana, boleh juga kok. Saya welcome.

PS: Semua yang saya tulis cuma pendapat pribadi dan bukan hasil analisa colongan (maksudnya, sok menganalisa pd saat gak kepikiran hehe..)

Buat yang terlanjur sudah baca postingan saya, mohon maaf membuang waktu anda dengan hal2 ngga penting dari saya hehe.. ^_^*\

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s