Konsultan IT di kantor saya

Pada saat saya menulis ini, saya jadi teringat teman2 saya yang ada di kantor, mereka adalah para konsultan IT yang sedang mengerjakan proyek pembangunan aplikasi core business di kantor saya. Apa yang teringat? ya, saya teringat, apakah saat ini mereka sudah pulang dari kantor atau belum ya?

Sepertinya setiap hari saya selalu melihat mereka lembur, pulang malam, datang pagi. Dan tanpa waktu untuk refreshing, tanpa waktu untuk bersenda gurau, tanpa waktu untuk melepas penat, setiap hari adalah aplikasi, aplikasi dan aplikasi. Sampai2 saya kadang bingung, mereka sebenernya punya keluarga atau ngga sih? pulang malam terus, jam 10 atau jam 11, hari libur pun mereka  masuk. Memang keluarganya ngga butuh mereka? memang istrinya atau suaminya atau anaknya tidak butuh rasa berkumpul dengan keluarga?

Muka? serius & kusut (kayaknya cuma 2 ini yg paling sering saya lihat)..

Bibir? agak kebuka..

Mata? ngga kedip..

Tipikal? dingin, dandanan gak beraturan dan lebih banyak diam..

Dan masih banyak lagi ciri2 para konsultan IT yg suka kerjanya gila2an seperti di kantor saya. Dan kebanyakan mereka adalah programmer atau developer.

Yang ingin saya tanyakan, apakah konsultan IT di tempat lain juga seperti itu? apakah gaji mereka sesuai dengan apa yg mereka keluarkan? ya pikiran, tenaga dan waktu, atau apakah kesehatan mereka tidak terganggu? apakah mereka enjoy dengan pekerjaan seperti itu?

Saya hanya bisa bertanya tanpa tahu harus bertanya kesiapa. Karena saya sendiri tidak mau terlalu ambil pusing dengan hal ini. Hanya saja kadang timbul pertanyaan2 diatas.

Baidewei, diatas itu cuma konsultan IT dikantor saya saja loh, saya tidak bermaksud meng-generalisir. Cuma sekilas pandang saya saja sebagai karyawan biasa. Hehe..piss dulu ah..

6 Comments

  1. apakah konsultan IT di tempat lain juga seperti itu?
    Jawabannya kurang lebih sama. Meskipun ada beberapa yang irama kerja tidak separah itu. Alasan yang digunakan para supervisor adalah deadline, deadline, deadline. Gimana mau selesai kalau habis deadline yang ini langsung di sambung deadline yang lain hehehe

    apakah gaji mereka sesuai dengan apa yg mereka keluarkan?
    Yang ini jawabannya relatif. Mostly basic payment nya beda-beda tipis dengan IT Staff end user. Tapi karena lembur hampir setiap hari, ya harusnya cukup lumayan untuk ukuran bujagan :P

    ya pikiran, tenaga dan waktu, atau apakah kesehatan mereka tidak terganggu? apakah mereka enjoy dengan pekerjaan seperti itu?
    Jawabannya kembali ke orang itu sendiri. Pertanyaan ini jg pernah g tanyain ke orng yang dah hampir 7thn bergerak di bidang ini. Kebanyakan dari mereka ga bercita2 untuk berlama2 di bidang ini (IT consultant). Kebanyakan dari mereka berusaha untuk menggali potensi dan kumpulin modal untuk usaha di bidang lain hihihi.. Termasuk saya, bercita2 segera beralih fungsi jadi end user atau database analyst. Sound fun and great hihi

  2. Bengg.. konsultan di tempat lo itu kantor gw ya?? hehehe.. jangan gt donk beng.. ga terus2an kaya gt kok kerja konsultan.. *bela diri banget nih gw*.. :D

  3. iya nih.. qosma curhatnya niat banget.. mm.. besok2 gue bikin post juga ah tentang IT consultant :p

    and yes, gue pikir pekerjaan programmer lebih cocok untuk orang yang belum menikah..

    kalo masalah gaji.. relatif ya.. tergantung gaya hidup juga..pokoknya gue berprinsip dapatkan sebanyak2nya dalam waktu sesingkat2nya.. abis itu ganti profesi.. hehe…

  4. iya nih, qosma curhat ni yee..hehe..
    pengalaman pribadi ya bu?

    betul nik, gue juga sependapat, kayaknya kerja programmer paling cocok buat yang masih belum merit, cos pikiran nya gak kebagi dua dan mau pulang jam brp pun gak masalah karna gak ada yg nungguin di rumah hehe…

    kasian kan pas lagi ngetik :

    try
    {
    // istri nunggu di rumah
    Wife w = new Wife();
    w.waiting();
    } catch (Exception e) {
    // gue masih coding
    Coding c = new Coding();
    e.printStackTrace(e.pusing);
    }

    salah2 bisa eror program nya
    hahahahaha…… =))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s