Benk, gimana sih caranya deface?

Omaigat, mungkin ini pertama kali yg muncul di benak saya pertama kali ketika pertanyaan itu dialamatkan ke saya oleh teman2 saya. Terus terang saya bukan hacker seperti mas Dani Firmansyah, atau security tester, atau security auditor seperti mas Anjar atau security troublemaker seperti om Jim Geovedy. Dan jujur saja, saya juga tidak punya kemampuan atau kapabilitas apa2 untuk bisa meng-hack suatu server atau website atau sebuah sistem keamanan komputer. Kalau ditanya seperti itu, ya jawaban saya sudah jelas, saya tidak tahu.

Dari beberapa teman saya yang pernah menanyakan ke saya, kebanyakan mereka sudah pernah menanyakan hal yang sama ke narasumber lain. Contohnya teman sekantor saya -yang mempunyai website menjual suatu produk melalui internet- yang sebelumnya ikut seminar keamanan komputer di banyak tempat, setelah tahu bahwa situsnya telah di deface oleh hacker, yang mengganti tampilan nomor rekening teman saya itu di website miliknya, menjadi nomor rekening si hacker usil tadi.

Tetapi dijawab oleh si pembicara(yang sejatinya sudah kenal lama dengan dunia hacker) dengan membelokkan pertanyaan menjadi topik lain yang sebenernya bukan itu jawabannya, karena yang teman saya tanyakan adalah caranya, bukan apa yang dideface. Jadi intinya, pertanyaan teman saya tadi itu selalu diakhiri dengan jawaban lain yang bukan apa yang ditanyakan.Kasarnya, si hacker yang jadi pembicara itu kebanyakan pelit ilmu (saya juga tidak tahu apakah mereka ini sudah termasuk hacker elite atau baru script kiddie, atau bahkan mungkin baru lamer).

Pertanyaan simpel yang sebenarnya simpel juga untuk di jawab oleh mereka yang ‘kungfu’-nya sudah mencapai tingkat suhu..Beberapa yang saya temui, kebanyakan mereka (para hacker) adalah orang yang introvert dan selalu meneriakkan kebebasan ilmu untuk siapa saja dan tidak untuk ditutup2in (lihat manifesto hacker). Tetapi menurut saya, itu hanyalah omong kosong. Saya tidak bermaksud menggeneralisir, tetapi apakah kebanyakan hacker adalah orang2 yg seperti itu? Entahlah. CMIIW.

Dengan tanpa bermaksud menyamakan mereka semua, saya hanya ingin jikalau mereka memang benar2 meneriakkan ilmu adalah hak setiap orang, maka sudilah kiranya jika mereka berbagi ilmunya dengan kita-kita yang masih benar2 awam. Yakinlah bahwa kami orang2 awam ini hanya ingin tahu, bagaimana sih caranya? sehingga kami tahu bagaimana tindakan preventif yang harus diambil. Masalah ilmu tersebut nantinya disalah gunakan oleh orang yang mendengarkan, itu akan kembali lagi ke orangnya. sebagaimana senjata, ilmupun bisa juga bermata dua, digunakan untuk kejahatan atau kebaikan, tinggal bagaimana man behind the gun-nya. Jika si narasumber niat dengan ikhlas untuk membagikan ilmunya, pastilah lebih banyak lagi muncul para ahli2 sekuriti yang sama pintarnya dengan mereka, atau bahkan lebih. Jadi ilmu yang mereka (pembicara atau hacker)  ajarkan ke kita ini tidaklah sia-sia, tetapi justru memajukan perkembangan ilmu sekuriti di Tanah Air tercinta kita ini. Bukankah jika kita menanam yg baik dengan tujuan yg baik akan berbuah kebaikan juga?

Akhir kata, saya mohon maaf atas ke sok tauan saya, ini semua hanyalah opini pribadi saya saja, mohon dikoreksi jika ada yang salah, dan mohon maaf sekali lagi jika ada kata2 saya atau penulisan diatas ada yang masih salah, kurang berkenan, dan menyinggung perasaan anda yang merasa bergelut di dunia ini, terutama hacker2 elite. Sungguh, saya menulis ini tidak bermaksud apa2, hanya ingin agar perkembangan ilmu sekuriti di indonesia dapat berkembang, tidak hanya didominasi oleh mereka2 yg melek sekuriti saja, melainkan juga orang2 awam seperti saya.

Viva hacker Indonesia!!

2 Comments

  1. ahh ya ngga juga, tuh. waktu dolan ke bagian pusdatin (depsos ri), di sana ada sekumpulan anak smk yang lagi kerja praktek. Mereka dapet tramsfer ilmu how to hack dllsb dari penjab IT di ruangan itu. Aduuh…, mereka itu cium tangan ke saya yang cuma mampir doangan. tadinya sempet kepikiran mao ikut menyimak…, tapi susah juga kalo ngga langsung nyobain pasti lupa lagi. Mao nyatet2 keburu malu sama anak smk. kecian deh gw…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s