Telat

Hari ini saya menyesal sekali tidak dapat pergi ke pulau Pramuka kembali seperti 2tahun yang lalu. Alasannya sepele. Saya telat bangun. Sial. Tadi malam banyak sekali kegiatan sehingga membuat saya lelah dan capek. Mulai dari pulang kantor, saya harus mengantar rekan-rekan FIF yang ingin berkunjung ke RSCM menjenguk istri dari rekan kantor kami yang kebetulan terkena kanker payudara sudah stadium 4, sehingga dilakukan kemoterapi. Itupun perjalanan berangkat memakan waktu sekitar 1,5jam, baru sampai di RSCM pukul 18.00, padahal berangkat pukul 16.30. Berbincang sejenak lalu pulang kembali lagi ke kantor hingga pukul 20.00. Huh rasa-rasanya saya benci sekali hidup di Jakarta, apa-apa serba macet. Gimana nih gubernur kita yang baru? Anda sepertinya kurang terdengar lagi program-program yang dulu anda janjikan pada saat kampanye?

Pukul 20.00 dari kantor saya harus mengantar teman yang kebetulan rumahnya juga di cileduk, karena tadi ikut bareng pada saat menjenguk. Hingga saya sadar, selesai mengantar teman saya tadi. Jam sudah menunjukkan pukul 22.10. Masih harus ke kawan saya yang satunya lagi untuk memenuhi undangan syukuran karena kelulusannya dari kuliah dan sudah mengantongi gelar ST. Itupun disana acaranya hambar sekali, hanya ketemu, makan, ngobrol-ngobrol. Selesai. Acara bebas. Saya disana hingga pukul 02.00 dini hari. Hingga akhirnya saya sampai rumah pukul 02.30 dini hari. Gila. Benar-benar hari yang melelahkan. Saya langsung solat lalu tidur.

Besoknya, saya bangun pukul 6.00 pas. Solat subuh jelas kesiangan. Saya baru ingat bahwa semua peserta yang akan berangkat ke pulau Pramuka harus kumpul di kantor pukul 06.30. Gaswat! Saat itu saya benar-benar pasrah, sepertinya saya memilih untuk tidak ikut saja, toh saya memang bangun kesiangan. Tetapi belum sampai 10 menit saya selesai solat subuh, teman saya menelpon untuk segera datang, dan mengancam jika saya tidak ikut, maka dia akan marah. Lalu saya katakan saja bahwa saya memang benar-benar sudah telat sekali. Percuma saja jika ngebut juga belum tentu sampai. Paling-paling ditinggal rombongan. Eh saat itu juga dia marah pada saya dengan cara langsung menutup telepon. Mulanya saya cuek. Tapi ternyata dia menelpon lagi dan mengatakan pada saya untuk minta ditungguin. Akhirnya setelah saya pikir-pikir, ngga ada salahnya juga mencoba secepatnya sampai kekantor, siapa tahu memang mereka masih berbaik hati mau menunggu. Akhirnya dengan segala sisa tenaga yang ada setelah bangun tidur, saya akhirnya bergegas ke kantor dan membawa semua peralatan yang dibutuhkan untuk menginap. Pada saat berangkat saya baru ingat kalau bensin motor saya sudah habis. Menyebalkan. Bensin habis pada saat butuh waktu cepat.

Sampai kantor, ternyata nihil. Tidak ada satu orangpun yang saya dapati. Segera saya telepon kawan saya tadi. Ternyata dia dan rombongan sudah samapai di dermaga Marina Ancol. Oh shit!Why dont you wait for me? Akhirnya dengan susah payah juga saya mencari ojek, motor saya tinggal di kantor demi keamanan. Dapat ojek, tetapi biaya ke Dermaga Ancol sebesar 15ribu rupiah. Saya pikir-pikir okelah, yang penting saya bisa segera cepat sampai, sehingga masih bisa bertemu dengan teman-teman saya yang lain.

Sampai disana, ternyata oh ternyata, teman yang saya maksud juga tidak ada. Saya telpon, ternyata mereka semua sudah jalan dengan kapal pertama yang berangkat pukul 09.30, dan adalagi kapal ke Pulau Pramuka pukul 13.30. Oh my God, sekali lagi saya telat. :( padahal saat itu jam menunjukkan pukul 09.40.

Betapa malangnya…Akhirnya saya putuskan untuk beristirahat dahulu disana, karena baju, jaket, celana, semua basaha oleh keringat. Tidak ada satupun debu yang tidak menempel dibaju saya. Semuanya sudah rata dengan debu.

Pulangnya saya putuskan untuk naik angkot yang ke Tanjung Priok, namun saya pikir terlalu lama juga, akhirnya saya putuskan untuk naik ojek saja agar lebih cepat. Tak disangka, mahal juga ternyata biaya ojek, 10ribu jo! Yoweslah daripada kelamaan, mau gimana lagi?

Alhamdulillah sekarang saya sudah sampai kantor dan menulis postingan menyebalkan ini.

Benar-benar hari yang menyebalkan!

Insight:

  1. Jadilah orang yang tepat waktu, sekali engkau telat maka akan banyak kerugian yang kau dapatkan, seperti saya, telat datang akhirnya saya harus cari ojek sendiri, bayar sendiri, naik sendiri, bengong sendiri hehe…nggak ya..

  2. Proporsionalkan waktu. Atur waktu sebaik mungkin sehingga punya waktu untuk istirahat yang cukup.

  3. Jangan boros, pergunakan uang anda sebijak mungkin. Jangan seperti saya, kadang saya manja, dan ngga mau bersusah sedikit jadilah boros. Ini salah satu sifat jelek yang harus saya hindari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s