Security berperilaku kasar di Plaza Bintaro

Membaca kolom surapublika di website Republika pada tanggal 28 November 2007, tentang seorang pengunjung Plaza Bintaro yang hanya salah membuka pintu keluar, namun diperlakukan seperti binatang oleh oknum security Plaza Bintaro, hati saya menjadi miris sekali.

Betapa tidak? sampai sebegitu kejamkah perlakuan terhadap orang yang melakukan kesalahan dengan membuka pintu keluar yang memang dia anggap itu adalah pintu keluar?? Padahal dari semua statement tersebut, tak satupun kesalahan yang beliau lakukan. Sudah sesuai prosedur, mau keluar ya memang harus melalui pintu EXIT.

Okelah kalau memang dia salah baca atau keluar, so what? semua orang juga pernah melakukan kesalahan sepele yaitu salah baca, tapi apa itu ‘hukuman’ yang setimpal buat orang yang salah baca?

Oh..ternyata masih ada saja orang yang memperlakukan orang lain yang sesama mahluk ciptaan Tuhan layaknya binatang. Apalagi dia hidup di kota besar seperti Jakarta ini. Sudah selayaknyalah para orang2 berhati busuk tersebut di screening, atau dalam bahasa kampusnya di-OSPEK dulu, supaya mereka tau bahwasanya pendidikan kekerasan hanya melahirkan jiwa2 yang bermental kroco seperti ini. Yang saya tidak habis pikir adalah:

Kejadian yang tak akan pernah saya lupakan adalah ketika mereka menarik saya menuju tangga yang telah saya lewati melalui lift. Di dalam lift, salah seorang petugas mengepalkan tangannya dan menghajar dinding di sebelah wajah saya layaknya adegan di film. Sebegitu pentingkah tindakan itu dilakukan terhadap saya?

Wow? ternyata masih ada juga orang yang punya cita2 tidak kesampaian menjadi aktor film action di negeri ini :) Para sutradara film action yang saya hormati, jika anda merasa kekurangan aktor untuk peran jagoan, silahkan hubungi managemen security pihak Plaza Bintaro. Sepertinya mereka mempunyai segudang calon aktor berbakat untuk adegan action yang menawan hehe…

Seolah belum cukup dengan perlakukan kasar, mereka juga berteriak-teriak kasar terhadap saya dengan mengata-ngatai saya bodoh dan tidak bisa membaca.

Yang saya pertanyakan, apakah mereka para oknum security itu juga benar2 sudah fasih sehingga merasa lebih pintar dalam membaca Bahasa Indoneisa yang baik dan benar?

Kepada yang terhormat pihak manajemen Plaza Bintaro, terutama bagian security. Maaf jika tulisan saya ini termasuk tulisan yang kasar dimata anda, tetapi saya hanya ingin menyampaikan kritik dan mengajukan saran, bahwa sebaiknya sebelum anda benar2 ingin merekrut karyawan baru, pastikan pendidikan moral dan etika mereka benar dan lulus standar kualifikasi. Yang perlu bekerja keras dalam hal ini mungkin adalah bagian HRD. Bantulah mereka (para oknum ini) membentuk perilaku yang manusiawi, sehingga kejadian memalukan ini tidak terulang kembali.

Untuk mas Tommy, yang menjadi korban ‘kekerasan’. Harap bersabar ya..Tindakan anda mempublikasi kasus ini sudah benar, saya dukung penegakan keadilan di negeri ini. Agar menjadi renungan kita semua untuk lebih berhati-hati dalam bertindak dan berhadapan dengan oknum2 seperti ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s