Sukses dengan berpikir beda

Membaca postingan kang Harry Sufehmi di blognya http://harry.sufehmi.com/archives/2006-11-25-1331/ tentang Sukses dengan berpikir beda, saya jadi termotivasi untuk bisa berpikir beda. Kang Harry mengatakan bahwa kita harus bisa memeras otak sedikit lebih dibanding dengan orang biasanya agar otak kita terlatih untuk dapat melihat segala susatunya dari sudut pandang berbeda. Tentang hal ini saya jadi teringat ceramah Reza Syarif di mesjid Astra beberapa waktu lalu.

Suatu ketika ada seorang raja yang tidak mempunyai kuping sebelah kanan. Beliau mengadakan sayembara, barangsiapa dapat menggambar sang raja dengan sangat bagus, jika pria maka akan di nikahkan dengan putrinya yang cantik, sedangkan bila wanita, akan diangkat menjadi anggota keluarga kerajaan. Ketika hari yang ditentukan tiba, ada 3 finalis. Peserta pertama menggambar raja dari depan dengan polos apa adanya, kupingnya yang tidak ada benar-benar digambar tidak ada. Maka beranglah sang raja, “Kurang ajar kamu, berani-beraninya menggambar kuping saya cuma satu. Keluar kamu!!”.

Kemudian pelukis kedua menggambar, kali ini dengan sangat yakinnya belajar dari kesalahan pelukis pertama, dia ingin sedikit cari muka, maka digambarlah kuping raja disebelah kanan. Ketika raja melihat hasilnya, lebih beranglah raja kepada pelukis kedua ini “Kurang ajar kamu, lebih kurang ajar dari pelukis pertama. Kamu menghina saya, udah tau kuping saya cuma satu”. Maka diusirlah pelukis kedua tersebut.

Giliran pelukis ketiga, kali ini dengan sedikit sudut yang berbeda, pelukis ketiga melukis raja dari posisi kiri raja. Sehingga kuping sebelah kanan tidak terlihat. Kali ini raja benar-benar kagum karena ternyata memang lukisannya sesuai dengan apa yang diinginkannya. Akhirnya dinikahkanlah pelukis tsb dengan putri raja sebagai hadiahnya.

Moral of the story, lihatlah segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Karena hal yang tadinya jelek, dilihat dari sudut pandang yang lain akan baik atau mungkin sebaliknya. Begitu juga dengan posting mas Harry diblognya, berpikir beda adalah kunci kita agar berbeda dari orang lain. Bukankah beda itu cantik? :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s