Do what you love and love what you do

Belakangan ini saya seperti selalu terngiang-ngiang jargon ini. Do what you love and love what you do. Sebenarnya sih simple, lakukan aja yang kita suka dan sukailah apa yang kita lakukan. Masalahnya, kalo bicara realita, mungkin hal yang demikian agak kurang relevan lagi dalam kehidupan kita. Jargon diatas buat saya lebih tepat untuk melakukan hobi kita sendiri. Tapi kalau untuk sesuatu yang urgent, hal tersebut mungkin sudah basi. Karena apa yang kita hadapi di dunia nyata tidaklah selalu hal-hal yang menyenangkan saja, tapi juga hal-hal yang membuat stress atau tertekan. Contohnya mungkin saya. Saya suka sekali browsing-browsing di internet, dan membaca blog orang lain. Tapi ketika user minta segera diselesaikan masalahnya dengan menelpon secara terus-terusan maka, hal yang saya sukai mendadak harus saya singkirkan jauh-jauh, karena ada hal yang lebih urgent.

Setidaknya untuk hobi bolehlah kita lakukan hal-hal yang kita sukai, kalau saya paling suka nonton film dan main gitar. Bagaimana dengan anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s